
Beberapa hari ini saya mendapat pinjaman macbook pro dari teman, dan saya mencoba untuk menggunakannya. Macbook merupakan produk teknologi yang sangat di gandrungi oleh para pengguna fanatiknya. Saat awal menggunakannya ada beberapa penyesuaian kebiasaan yang harus kulakukan, misal penggunakan tombol “control” yang digantikan dengan “command”, tidak adanya tombol “backspace” namun menggunakan “fn+del”, serta perlunya mengenal penggunaan multitouch di mac karena ada satu short cut yang sering saya gunakan di windows yaitu “win+d” untuk menuju desktop, kalau di mac menggunakan 4 jari (wew…).
Yang saya belum tahu adalah shortcut untuk memanggil “run” seperti yang ada di windows, saya membutuhkan ini karena saya cukup sering memanggil “cmd” / terminal (kalo di Mac) untuk mengecek koneksi jaringan ataupun menuju share folder komputer yang ada di jaringan (run : \\x.x.x.x)
Setelah beberapa waktu ini membiasakan diri, saya mulai jatuh cinta hal ini, tentunya selain karena bentuknya yang elegant juga karna kemampuan grafisnya pergeseran user interfacenya sangat soft bila dibandingkan dengan windows serta warna dari monitor laptop yang lebih terlihat contrast, dan yang paling penting adalah daya tahan baterainya itu.
Hmm haruskah mulai kupikirkan untuk menggantikan acer yg telah menemaniku selama beberapa tahun ini dengan “apple” (fruit of life for geek) ?
Maybe next year….